Ajari Aku Islam (2019) Drama Romantis Religi
Film Ajari Aku Islam adalah film drama religi yang di angkat dari kisah nyata Jaymes Riyanto, yang juga bertindak sebagai produser film ini. Disutradarai oleh Deni Pusung, film ini menghadirkan nuansa romantis dan spiritual yang mendalam, mengisahkan perjalanan cinta antara dua insan yang berbeda keyakinan.
Film ini dibintangi oleh Cut Meyriska dan Roger Danuarta, yang dalam kehidupan nyata mengalami kisah cinta serupa dengan karakter mereka. Medan di pilih sebagai latar utama karena menjadi lokasi kejadian asli, menampilkan ikon kota seperti Masjid Raya Al Mashun, Istana Maimoon, Bundaran SIB, dan Kesawan.
Awal Cerita
Film ini mengisahkan Kenny (Roger Danuarta), seorang pria keturunan Tionghoa yang berasal dari keluarga non-Muslim di Medan. Ia dikenal sebagai pria yang modern, rasional, dan kurang memahami nilai-nilai Islam. Namun, kehidupannya mulai berubah ketika ia bertemu dengan Fidya (Cut Meyriska), seorang perempuan Muslimah yang taat, penuh kelembutan, dan memiliki prinsip kuat dalam menjalankan ajaran agamanya.
Pertemuan mereka terjadi secara tak sengaja, namun seiring waktu, Kenny tertarik pada Fidya, bukan hanya karena pesonanya, tetapi juga karena keteguhan imannya. Ketertarikannya pada Islam pun tumbuh, meski ia menghadapi penolakan dari keluarganya.
Di sisi lain, Fidya pun merasakan ketertarikan terhadap Kenny, tetapi ia sadar bahwa perbedaan agama menjadi rintangan besar bagi hubungan mereka. Fidya berpegang teguh pada prinsipnya bahwa pernikahan dalam Islam harus seiman.
Alur Cerita
Kenny yang semakin dekat dengan Fidya mulai mencari tahu lebih dalam tentang Islam. Ia mengunjungi masjid, berbincang dengan para ulama, dan mencoba memahami ajaran agama ini dari berbagai sudut pandang. Namun, keinginannya untuk memeluk Islam tidak di terima dengan baik oleh keluarganya, yang merasa bahwa keputusan tersebut bertentangan dengan tradisi keluarga mereka.
Di sisi lain, Fidya juga menghadapi dilema besar. Ia mulai mencintai Kenny, tetapi ia tidak ingin mengorbankan prinsip agamanya. Orang tua Fidya pun menegaskan bahwa hubungan mereka hanya bisa berlanjut jika Kenny benar-benar masuk Islam dengan niat yang tulus, bukan hanya demi cinta.
Konflik semakin memuncak ketika Kenny harus memilih antara keluarganya atau keyakinan barunya. Ia mengalami pergolakan batin yang mendalam, menghadapi berbagai ujian, termasuk pertentangan dari orang-orang terdekatnya.
Akhir Cerita
Setelah melalui perjalanan panjang penuh perjuangan, Kenny akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam dengan sepenuh hati, bukan hanya demi Fidya, tetapi karena ia benar-benar menemukan kebenaran dan kedamaian dalam agama ini. Ia bersyahadat dan mulai mendalami Islam dengan sungguh-sungguh.
Melihat ketulusan dan keseriusan Kenny, Fidya akhirnya menerima cintanya. Keluarga Fidya pun merestui hubungan mereka, dan Kenny serta Fidya akhirnya menikah dalam ikatan yang sah menurut Islam. Film ini di akhiri dengan pesan mendalam tentang ketulusan, keimanan, dan perjuangan menemukan kebenaran.
Kesimpulan & Pesan Moral
Film Ajari Aku Islam bukan hanya sekadar kisah cinta biasa, tetapi juga mengajarkan banyak nilai kehidupan, di antaranya:
- Cinta sejati harus di dasarkan pada nilai yang benar – Fidya tidak tergoda oleh cinta semata, tetapi tetap berpegang pada prinsipnya.
- Pencarian spiritual membutuhkan ketulusan – Kenny tidak serta-merta masuk Islam demi menikahi Fidya, tetapi ia benar-benar mencari makna dalam keyakinan barunya.
- Ujian dalam kehidupan adalah bagian dari perjalanan menuju kebenaran – baik Fidya maupun Kenny menghadapi berbagai rintangan sebelum akhirnya menemukan kebahagiaan sejati.
Dengan latar belakang kisah nyata, film ini berhasil menggugah hati penonton, terutama bagi mereka yang sedang mengalami perjalanan spiritual serupa. Ajari aku Islam mengajarkan bahwa cinta dan keimanan dapat berjalan seiring, selama keduanya di dasarkan pada ketulusan dan kebenaran.