Hati Suhita (2023)

Hati Suhita (2023)

2 voting, rata-rata 6.0 dari 10

Film Hati Suhita (2023): Kisah Cinta, Pengorbanan, dan Takdir

Film Hati Suhita adalah film drama Indonesia yang di adaptasi dari novel berjudul sama karya Khilma Anis, yang pertama kali terbit pada tahun 2019. Starvision Plus mengangkat kisah ini ke layar lebar dengan skenario yang ditulis oleh Khilma Anis bersama Alim Sudio. Film ini di sutradarai oleh Archie Hekagery.

Awal Cerita Film

Kisah ini berfokus pada Gus Birru (Omar Daniel), seorang pemuda yang dipaksa menikah dengan Alina Suhita (Nadya Arina) demi meneruskan kepemimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar di Kediri. Pernikahan ini bukan atas dasar cinta, melainkan keinginan orang tuanya, Abah Kyai Hannan (David Chalik) dan Ummi (Desy Ratnasari).

Di sisi lain, hati Gus Birru masih terpaut pada cinta lamanya, Ratna Rengganis (Anggika Bolsterli), yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya. Keduanya memiliki kenangan bersama di masa kuliah, termasuk dalam membangun media bersama.

Ketegangan dalam pernikahan Suhita dan Birru semakin terasa karena perbedaan visi dan perasaan yang belum terselesaikan. Di tengah perjalanan, kehadiran Kang Dharma (Ibrahim Risyad) semakin memperumit situasi, terutama bagi Suhita yang harus bertahan dalam rumah tangga yang rapuh.

Pemain dan Karakter dalam Film Hati Suhita

  • Omar Daniel sebagai Gus Birru Seorang pemuda pewaris Pondok Pesantren Al-Anwar yang terpaksa menikahi Suhita atas keinginan orang tuanya, meskipun masih mencintai kekasih lamanya.
  • Nadya Arina sebagai Alina Suhita Perempuan cerdas dan religius yang di takdirkan menikah dengan Gus Birru, meskipun ia harus menghadapi berbagai ujian dalam pernikahan mereka.
  • Anggika Bolsterli sebagai Ratna Rengganis Cinta pertama Gus Birru yang masih membayanginya meskipun ia telah menikah dengan Suhita.
  • Desy Ratnasari sebagai Ummi Ibu Gus Birru yang memiliki peran penting dalam menentukan jalan hidup putranya.
  • David Chalik sebagai Abah Kyai Hannan Ayah Gus Birru dan pemimpin Pondok Pesantren Al-Anwar yang tegas dalam mempertahankan tradisi keluarga.
  • Ibrahim Risyad sebagai Kang Dharma Pria yang muncul dalam kehidupan Suhita dan semakin membuat perasaannya goyah.

Konflik dan Pesan dalam Film

Film Hati Suhita menyajikan konflik batin yang mendalam, terutama dari sudut pandang Gus Birru. Sebagai seorang anak yang harus menuruti kemauan orang tua, ia mengalami pergulatan emosional yang cukup kompleks.

Paruh pertama film dengan jelas menggarisbawahi inti konflik, yakni dilema antara cinta, tanggung jawab, dan kehendak keluarga. Namun, pada paruh kedua, film lebih banyak berfokus pada dinamika pernikahan yang naik turun. Meski demikian, karakter Suhita justru semakin berkembang, menunjukkan keteguhan hatinya dalam menghadapi ujian hidup.

Nadya Arina berhasil membawakan karakter Suhita dengan emosi yang kuat, menggambarkan sosok perempuan yang tangguh dalam menghadapi pernikahan tanpa cinta.

Kesimpulan

Hati Suhita adalah film yang menyentuh, menggambarkan realitas pernikahan yang tidak selalu di awali dengan cinta, tetapi dengan kesabaran dan keteguhan hati, cinta bisa tumbuh seiring waktu. Dengan alur cerita yang penuh emosi, akting yang kuat, serta pesan moral yang dalam, film ini menjadi tontonan yang patut di apresiasi.